KAU YANG TAK PERNAH KU MILIKI
*********************************************************************
Pagi ini terlihat seorang gadis cantik yang tengah duduk di kursinya. Gadis itu bernama Khanza, ia berumur 17 tahun, lebih tepatnya ia duduk di kelas XII.
Khanza P.O.V
Pagi ini aku datang terlalu pagi kesekolah, entah apa yang merasuki diri ku hingga aku datang sepagi ini. Sampai akhirnya aku jenuh sendirian di kelas, dan aku memutuskan untuk berjalan-jalan keliling sekolah, walau pun aku sudah bersekolah selama 3 tahun di SMA ini, tetapi aku tidak terlalu tau tempat apa saja yang ada di sekalah ku ini.
Akhirnya aku mendatangi tempat yang paling di sukai para siswa di sini, yaitu taman, memang suasana disini cukup tenang, apalagi saat ini masih pagi.
Khanza P.O.V off
**********************************************************************
" Kenapa gak dari dulu aja aku kesini, padahal tempat ini sangat tenang " ucap Khanza sambil melihat-lihat sekeliling taman, pandangan Khanza tertuju pada sosok laki-laki yang sedang memainkan gitar, yang berjarak tidak cukup jauh darinya.
" Siapa tu, kok aku gak pernah liat ya, apa karna aku jarang keliling sekolah ya? " Ucap Khanza pelan.
Laki-laki itu sadar bahwa dari tadi ia di perhatikan oleh Khanza, tiba-tiba laki-laki itu berjalan menuju kursi taman yang Khanza duduki.
" Hai, Kevin " sapa laki2 itu sambil memperkenalkan diri dan menjulurkan tangan ke Khanza
" Hai, Khanza " balas Khanza sambil tersenyum
" Dari tadi loe liati gue ya ? " Tanya Kevin
" Haaa, engak kok tadi aku gak sengaja liat kamu aja " jawab Khanza
" Aku, kamu ? " Binggung Kevin
" Sorry aku gak terbiasa dengan kata2 loe gue? " Jawab Khanza sambil menundukan kepalanya ( malu )
" Oh,, ya udah santai aja kali, oh ya gue duluan ya kapan2 kita ketemu lagi oke, bay Khanza " ucap Kevin sambil tersenyum dan meninggalkan Khanza sendirian
**********************************************************************
#Rumah Khanza
"Kevin, manis juga sih, asik lagi sumpah baru kali ini aku ngomong sama cowok dengan jarak yang dekat oh Tuhan" ucap Khanza yang sedang berbaring di kasur nya. Memang selama ini aku gak pernah dekat dengan cowok, bahkan teman cawok di kelas ku saja mungkin aku tidak kenal.
" Khanzaaaaa " ucap kak Ken
" Uh suara itu selalu menggangu ku, iyaaa tunggu sebentar " jawab Khanza
" Apaan sih kak teriak2 kayak di hutan aja " geruta Khanza
" Suka2 gue dong, tu ada temen loe si Kya " balas Ken
" Loe " batin Khanza sambil tersenyum
" Eh dek loe kenapa senyum2 sendiri sarap ya loe ? " Binggung Ken yang melihat adik satu2nya itu tersenyum
" Suka2 gue dong, kalo gue sarap lah kakak apa coba ?" Jawab Khanza lantang dan meninggalkan kakaknya itu
" Eh sejak kapan loe ngomong pakek loe gue, apa lagi ke gue kakak loe" teriak Ken
**********************************************************************
Kevin P.O.V
Baru pertama kali gue ketemu sama cewek sepolos Khanza, sumpah gue penasaran banget sama tu cewek. Semoga besok gue ketemu sama dia lagi. Amin ya Tuhan
**********************************************************************
# School
Pagi ini Khanza datang seperti biasa saat Khanza ingin masuk ke kelas, tiba2 ada yang menghalanginya
" Hai Khanza, apa kabar ? "
" Kevin " kaget Khanza, ya benar Kevin yang menghalangi Khanza untuk masuk ke kelas.
" Lama banget sih Za loe dateng nya gue kan nungguin loe dari tadi " kesal Kevin
" Kamu, eh maksudnya loe nungguin aa gue?"
Tanya Khanza, dengan perasaan campur aduk
" iya gue nunggui loe"
" Ngapai loe nungguin gue, emangnya ada perlu ? "
" Banyak banget yang gue perluin dari loe :') "
**********************************************************************
3 bulan kemudian
Sejak saat itu Khanza dan Kevin menjadi akrab, tak jarang Kevin mengantar Khanza pulang. Khanza merasa sangat senang bila berada di dekat Kevin, karena Kevin sosok yang periang, serta banyak merubah sifat pendiam, dan cuek Khanza. Hingga tak terasa jika Khanza memiliki perasaan lebih dari seorang teman, wajar saja Khanza memiliki perasaan tersebut karena Kevin sangat perhatiaan kepada nya.
Tetapi hampir 1 minggu ini mereka tidak bertemu, perasaan gelisah menyelimuti hati Khanza, pertanyaan demi pertanyaan terus terlintas di pikirannya. Hingga suatu hari Khanza memberanikan diri ke kelas Kevin untuk mencari tau apakah Kevin ada di sana
" Sorry gue mau nanya, ada yang liat Kevin gak ? " Tanya Khanza pada salah satu teman sekelas Kevin
" Oh Kevin, udah pulang dari tadi sama Angel" jawab teman sekelas Kevin
" Angel ??? Oh, ya udah kalo gitu gue duluan ya maksih atas info nya"
**********************************************************************
Khanza P.O.V
Angel,, itu yang dari tadi memenuhi pikiran ku. Siapa Angel ? Pacar Kevin ? Teman ? Atau keluarganya ." Ah ayolah gak usah di fikirin terus." Kata itu lah yang selalu aku lontarkan. Aku harap hanya teman.
Besoknya aku kembali sekolah seperti biasa, masih dengan pikiran, Angel itu siapa ?
Kali ini aku sengaja datang pagi, dan langsung duduk di taman, mungkin ada jawaban di sini. Aku menikmati suasana yang damai di sini, pemandangan yang indah, cukup mengurangi bebanku sedikit demi sedikit.
**********************************************************************
Khanza yang sedang menikmati suasana, mendengar suara yang tak asing lagi baginya
" Kevin ? " Tanya Khanza pada dirinya sendiri
Khanza mencari dari mana sumber suara itu berasal, beberapa detik Khanza mencari akhirnya ia menemukan sosok yang beberapa hari ini ia rindukan. Tapi saat Khanza ingin menghampiri Kevin ia melihat seorang wanita berada di samping Kevin, dan mengandeng tangannya. Sakit !! ,,, itu yang dirasakan Khanza saat ini apa wanita itu Angel ? Apa karena wanita itu Kevin menjauhinya ? Pertanyaan itu terlontar begitu saja dari bibir mungilnya. Tanpa Khanza sadari air matanya sudah membasahi pipinya. Dengan sigap ia menghapus air matanya saat Kevin melihatnya sambil tersenyum.
" Hai Za, apa kabar ? Loe baik2 aja kan ? " Tanya Kevin
" Eh ya aku gak apa2 kok " jawab Khanza sabil tersenyum, jelas senyuman itu senyum paksaan
" Oh ya kenalin ini Angel dia pacar gue " ucap Kevin
" Pacar kamu Vin ? " Tanya Khanza, Kevin hanya menjawab dengan anggukan dan senyuman.
**********************************************************************
Kevin P.O.V
Gue ngerasa aneh dengan Khanza, dia sekarang berubah seperti waktu pertama ketemu gue, yang pendiam, cuek, dan kembali menggunakan aku kamu, apalagi waktu gue bilang Angel pacar gue, reaksinya itu aneh. Aduh semoga gak apa2 deh si Khanza
**********************************************************************
Khanza P.O.V
Hanya menangis yang bisa ku lakukan saat ini, dari pulang sekolah aku menangis, hingga kak Ken kebinggungan harus melakukan apa, berkali kali dia mengetuk pintu kamar ku sampai berteriak memanggil nama ku. Apa maksud mu selama ini, yang seakan-akan memberikan ku harapan untuk bersamamu. Mungkin saat ini aku berada dalam situasi Cinta dan Benci, dimana aku sangat mencintaimu saat ini, tapi di sisi lain aku membencimu. Entah apa yang aku pikirkan saat ini, apa yang harus aku lakukan, mungkin melupakan semua yang telah terjadi, tapi melupakan bukanlah cara yang mudah, butuh proses dan ke ikhlasan pastinya. Aku sadar bawha Kevin tak akan pernah kumiliki sampai kapanpun, mungkin Tuhan mempunyai rencana lain, yang lebih baik dari ini. Aku hanya ingin berterima kasih kepada mu yang telah membuat hari2 ku menjadi indah saat itu, aku tak akan lupa saat2 bersama mu itu. Mungkin bukan sekarang, tapi nanti. Aku senang bisa bertemu dengan mu Kau yang tak pernah ku miliki :')
Selasa, 08 Maret 2016
Fertilizer: LIRIK LAGU
Fertilizer: LIRIK LAGU SAMSON DI UJUNG JALAN
Aku menyanyikan kisah tentang kita
Aku abadikan di tempat terindah
Agar aku dapat merasakan cinta ini selamanya
Aku menyadari, kau takkan kembali
Agar aku dapat merasakan cinta ini selamanya
Di ujung jalan ini
Aku menunggumu, aku menantimu
Ditengah terik matahari
Aku menyanyikan kisah tentang kita
Alunan denting suara hati
Mengulas kembali jejak yang telah lalu
Untaian makna yang tercipta
Aku abadikan di tempat terindah
Tuhan kembalikan
Segalanya tentang dia seperti sedia kala
Izinkan aku tuk memeluknya mungkin tuk terakhir kali
Agar aku dapat merasakan cinta ini selamanya
Ketika malam telah tiba
Aku menyadari, kau takkan kembali
Tuhan kembalikanSegalanya tentang dia seperti sedia kala
Izinkan aku tuk memeluknya mungkin tuk terakhir kali
Agar aku dapat merasakan cinta ini selamanya
Ketika malam telah tibaAku menyadari, kau takkan kembali
Langganan:
Postingan (Atom)